NGOBROL PINTAR (NGOPI) BARENG WALIKOTA JAMBI Dr. H.SYARIF FASHA,M.E di STIE SAKTI ALAM KERINCI

Rabu, 5 Februari 2020 | 08:22 WIB


Program Studi Pendidikan IPS UNNES Selenggarakan Seminar Nasional Kependidikan

Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Sakti Alam Kerinci (STIE-SAK) mengadakan acara Ngobrol Pintar (NGOPI) dengan Dr. H. Syarif Fasha,M.E dengan Tema "Pengutan Potensi Lokal dengan Semangat Wirausaha dalam Menghadapi Revolusi Industri 4.0".

Diselenggarakan pada hari Rabu (5/2) di Kampus 1 STIE-SAK, dalam NGOPI tersebut bapak Fasha memaparkan tentang Peran Pemuda/Mahasiswa dalam pembangunan dimana Pemuda merupakan garda terdepan dalam proses perjuangan, pembaruan dan pembangunan bangsa.

"Pemuda adalah kunci dari keberhasilan pembangunan nasional, dimana jumlah Pemuda/Mahasiswa Indonesia sekitar 43% dari total keseluruhan Rakyat Indonesia atau sekitar 103 juta jiwa. Pemuda/mahasiswa merupakan sumber daya manusia yang sehat, kuat dan enerjik serta memilki kelebihan yaitu mampu berfikir diluar kebiasaan (Out of The Box)

Beliau memaparkan bahwa Pemuda/mahasiswa harus menyiapkan diri dalam menghadapi tantangan global yang menghadang didepan mata. Pemuda/Mahasiswa kedepannya jangan hanya mengharapkan lowongan pekerjaan saja namun lebih dari itu Pemuda/mahasiswa juga harus kreatif untuk menciptakan kesempatan kerja dengan menjadi entrepreneur.

"Kenali dirimu karena semua orang pasti memiliki kemampuan, bakat, potensi, kecenderungan terhadap sesuatu serta akal fikiran dan Qalbu untuk menganalisa dan menentukan. Kuncinya Kuasai sesuatu dengan tekun dan istiqamah.

Bersamaan dengan acara Ngobrol Pintar ini, diselenggarakan pula peletakan batu pertama tempat wudhu Masjid Nurul Furqon STIE-SAK oleh bapak Dr.H.Syarif Fasha,M.E didampingi langsung oleh Ketua STIE-SAK bapak Dr. Alvia Santoni,S.E.,M.M dan Ketua YPTSA bapak Drs. H. Baharuddin Semad,M.M.

Dalam kesempatan tersebut bapak Dr. H. Syarif Fasha,M.E juga menyerahkan bantuan sebesar Rp. 15.000.000,-. Beliau berharap agar pembangunan tempat Wudhu Masjid Nurul Furqon tersebut dapat segera rampung sehingga para Jamaah bisa menggunakannya untuk berwudhu. (Infokom STIE-SAK)



X